
Jual Alat Kesehatan Jakarta: Panduan Memilih Distributor Alkes Terpercaya 2026
Tahukah Anda bahwa penggunaan perangkat medis tanpa izin edar resmi Kemenkes RI berisiko meningkatkan kesalahan pembacaan data klinis hingga 30…
| Body Mass Index | Status Berat Badan |
| Di bawah 18.5 | Dibawah Normal (underweight) |
| 18.5 – 24.9 | Normal |
| 25.0 – 29.9 | Berlebihan (overweight) |
| 30.0 – 34.9 | Obesitas Class 1 |
| 35.0 – 39.9 | Obesitas Class 2 |
| 40 keatas | Severe Obesitas |
nara sumber: NHS
Body Mass Index (BMI), atau sering disebut Body Mass Index (BMI), adalah ukuran status gizi seseorang berdasarkan berat badan dan tinggi badan.
Pengukuran BMI (Body Mass Index) penting karena secara luas dianggap bahwa peluang Anda untuk memiliki hidup yang lebih lama dan lebih sehat akan meningkat jika Anda memiliki BMI yang sehat.
Secara umum, semakin tinggi BMI Anda, semakin tinggi risiko mengembangkan berbagai kondisi yang terkait dengan kelebihan berat badan, termasuk:
diabetes
radang sendi
penyakit hati
beberapa jenis kanker (seperti kanker payudara, usus besar, dan prostat)
tekanan darah tinggi (hipertensi)
Kolesterol Tinggi
apnea tidur.
Sebagai ukuran tunggal, BMI jelas bukan ukuran kesehatan yang sempurna. Tapi itu masih merupakan titik awal yang berguna untuk kondisi penting yang menjadi lebih mungkin terjadi ketika seseorang kelebihan berat badan atau obesitas. Dalam pandangan saya, ada baiknya untuk mengetahui BMI Anda. Tetapi penting juga untuk mengenali keterbatasannya.
Perhitungan BMI adalah dengan membagi berat badan (dalam kg) dengan tinggi badan (dalam m2).
Contohnya, Anda memiliki berat badan sebesar 68 kg dengan tinggi 165 cm (16,5 meter). Jadi nilai BMI yang dimiliki adalah: 68 ÷ (1,65×1,65) = 24.98 Kg/m2
Angka BMI dapat memberi tahu apakah berat badan anda kurang ideal, sudah ideal, atau berlebihan
Angka BMI ini tidak dapat memberi tahu berapa banyak lemak yang dikandung pada tubuh anda
Angka BMI tidak bisa membedakan antara kelebihan lemak, otot atau tulang.
BMI orang dewasa tidak memperhitungkan usia, jenis kelamin, atau massa otot.
Ini berarti:
Orang dewasa dan atlet yang sangat berotot dapat digolongkan “kelebihan berat badan” atau “obesitas” meskipun lemak dalam tubuh mereka rendah
orang dewasa yang kehilangan otot seiring bertambahnya usia, dapat dikategorikan dalam “berat badan yang sehat” meskipun mereka mungkin membawa kelebihan lemak.
Kehamilan juga akan mempengaruhi hasil BMI seorang wanita. Angka BMI anda akan naik saat berat badan anda meningkat.
Anda harus menggunakan berat badan anda sebelum hamil ketika menghitung BMI Anda.
Terlepas dari keterbatasan ini, BMI adalah cara yang relatif mudah dan nyaman untuk menilai berat badan seseorang.

Tahukah Anda bahwa penggunaan perangkat medis tanpa izin edar resmi Kemenkes RI berisiko meningkatkan kesalahan pembacaan data klinis hingga 30…

Bayangkan Anda harus menghadapi serangan sesak napas anggota keluarga pada pukul dua pagi, namun keraguan muncul karena Anda tidak yakin apakah…

Apakah fasilitas kesehatan Anda benar-benar terlindungi, atau Anda sedang mempertaruhkan keselamatan pasien pada perangkat yang tidak sesuai standar…

Tahukah Anda bahwa data klinis terbaru menunjukkan lebih dari 65% pasien yang menjalani program rehabilitation terstruktur berhasil kembali…
Konsultasi sekarang!