Anak-anak dapat tumbuh dengan sehat dan ceria merupakan impian bagi setiap orang tua. Sayangnya tidak semua anak-anak terlahir dengan sehat, banyak diantaranya justru mengalami malnutrisi atau gizi buruk yang membuat daya tahan tubuh melemah, hingga rentan mengalami berbagai macam penyakit kronis seperti penyakit jantung atau diabetes tipe 2. Oleh karenanya, penting bagi setiap orang tua untuk mengenali ciri-ciri bayi gizi buruk sedini mungkin. Karena jika dideteksi dan ditangani lebih awal, dampak gizi buruk pada anak dapat diminimalkan. Untuk itu, berikut ciri-ciri bayi mengalami gizi buruk!
Ciri-ciri Bayi Gizi Buruk

Ciri-ciri bayi gizi buruk yang dapat diperhatikan oleh para orang tua sedini mungkin diantaranya :
-
Berat badan rendah
Gejala umum bayi mengalami gizi buruk adalah memiliki berat badan di bawah normal dibanding bayi seusianya. Mudah mengalami penurunan berat badan namun sulit untuk menaikkan berat badan.
-
Tinggi atau panjang badan
Ciri-ciri bayi kurang gizi juga dapat dilihat dari tinggi atau panjang badannya. Bayi yang mengalami gizi buruk dapat mengalami kondisi tinggi atau panjang tubuh rendah yang tidak sesuai dengan usianya.
-
Perut membengkak
Perut bayi yang membesar atau membengkak juga bisa menjadi pertanda jika si kecil mengalami gizi buruk. Ini karena bayi kekurangan protein sehingga menyebabkan kwashiorkor, yakni gejala pembengkakan di perut. Segera periksakan ke dokter jika bayi Anda menunjukkan gejala ini.
-
Tidak memiliki energi
Bayi yang sehat biasanya sangat aktif menggerakkan kaki dan tanggannya, berceloteh dan terlihat riang, namun bayi yang mengalami gizi buruk terlihat tidak benergi dan tidak riang seperti biasanya. Mereka terlihat lemah dan lesu serta lebih banyak tertidur.
-
Lebih Rewel
Ciri-ciri bayi gizi buruk berikutnya adalah lebih rewel daripada biasanya. Tak hanya rewel, namun mereka juga terlihat gelisah dan tidak ceria.
Dampak Gizi Buruk dalam Jangka Panjang
Bayi yang terdeteksi mengalami gizi buruk tidak dapat disepelekan, karena tidak hanya menyebabkan dampak jangka pendek, namun juga memiliki dampak jangka panjang yang akan dirasakan ketika anak telah dewasa. Berikut dampak jangka panjang pada anak atau bayi yang mengalami gizi buruk :
-
Timbulnya penyakit degeneratif
Dampak jangka panjang pada anak yang mengalami gizi buruk adalah timbulnya risiko penyakit degeneratif, seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hipertensi, obesitas, disiplidemia hingga penyakit kardiovaskuler.
-
Rentan mengalami imunodefisiensi
Tak itu saja, gizi buruk juga dapat membuat seseorang mengalami imunodefisiensi, yakni kondisi ketika kekebalan tubuh terganggu, sehingga tidak bisa melawan infeksi dan penyakit.
-
Mengalami gangguan kesuburan atau infertilitas
Dampak jangka panjang dari anak yang mengalami gizi buruk adalah dapat mengalami gangguan kesuburan yang tentunya menjadi penyebab utama dalam sulitnya mendapat keturunan.
-
Mempengaruhi IQ anak yang dilahirkan kelak
Anak yang mengalami gizi buruk dan dibiarkan begitu saja hingga dewasa tanpa perawatan khusus, dapat menimbulkan dampak buruk pada anak yang dia lahirkan kelak. Salah satunya IQ anak yang menjadi lebih rendah di banding anak normal lainnya.
Demikian ciri-ciri bayi gizi buruk dan dampaknya untuk jangka panjang. Menyadari bahwa dampak gizi buruk pada anak sangat berbahaya, penting untuk setiap orang tua untuk selalu memperhatikan status gizi anak dan memantau tumbuh kembang anak, salah satunya dengan cara menimbang berat badan anak dan mengukur tinggi badan anak ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
Atau Anda bisa melakukannya sendiri dengan menggunakan produk antropometri kit seperti timbangan bayi digital atau alat ukur panjang badan agar dapat mengetahui perkembangan anak dengan mudah. Anda bisa mendapatkan produk antropometri kit yang berkualias di Serenity Indonesia, sebuah perusahaan yang menyediakan berbagai macam alat kesehatan berkualitas dengan harga yang terjangkau. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda bisa mengunjungi Serenity Indonesia di designbaru.serenityindonesia.com/
Link Referensi :
- https://www.childrenforhealth.org/malnutrition
- https://www.healthline.com/nutrition/malnutrition
- https://www.nhs.uk/conditions/malnutrition/symptoms
- https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition
- https://health.grid.id/read/351976667/berantas-stunting-dampak-jangka-pendek-dan-jangka-panjang-anak-pendek-sama-sama-mengkhawatirkan?page=all
- Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2020). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG STANDAR ANTROPOMETRI ANAK.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019). Apa Saja Sepuluh Pedoman Gizi Seimbang?
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018). Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017). Hari Gizi Nasional 2017: Ayo Makan Sayur Dan Buah Setiap Hari.
Centers for Disease Control and Prevention (2021). Micronutrient Facts.
National Institutes of Health (2021). U.S. National Library of Medicine MedlinePlus. Malnutrition.
National Health Service UK (2020). Malnutrition.
Johns Hopkins Medicine. Nutritional Deficiencies.
