Antropometri merupakan salah satu indikator untuk menilai status gizi, keadaan energi, dan protein dalam tubuh seseorang. Antropometri dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, yaitu faktor bawaan dari lahir, maupun faktor lingkungan atau faktor yang membentuk individu dari luar misalnya seperti kebiasaan untuk mengkonsumsi makanan tertentu. Antropometri pada anak merupakan salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian dan peran khusus dari orangtua karena berkaitan langsung dengan status gizi anak.
Status gizi pada anak penting diperhatikan karena berpengaruh terhadap perkembangan fisik, kognitif, bahkan juga perkembangan sosial dan emosi. Lalu apa saja yang perlu dilakukan oleh Anda, khususnya orangtua, untuk dapat mengetahui status gizi atau antropometri pada anak?
Secara umum, antropometri pada anak dapat diketahui dengan menggunakan parameter berat badan dan tinggi badan anak yang meliputi beberapa aspek pada indeks-indeks kriteria antropometri pada anak berikut.
Berat Badan Berdasarkan Umur (BB/U)
Antropometri pada anak salah satunya dapat dilakukan dengan membandingkan berat badan relatif dengan usia anak. Anda dapat melakukan penilaian untuk mengetahui kriteria status gizi anak sebagai berikut:- Anak dengan berat badan normal
- Anak dengan berat badan kurang (underweight)
- Anak dengan berat badan sangat kurang (severely underweight)
- Anak dengan risiko berat badan lebih
Panjang Badan menurut Umur atau Tinggi Badan berdasarkan Umur (PB/U atau TB/U)
Antropometri pada anak untuk mengetahui status gizi. berdasarkan indeks ini dapat diketahui dengan mengamati pertumbuhan panjang atau tinggi anak berdasarkan umumurnya. Melalui indeks ini, anak dapat dikategorikan ke dalam kategori berikut. Anak yang tinggi, anak dengan tinggi badan normal, anak yang pendek (stunting), dan sangat pendek (serve stunting). Hal-hal yang dapat menyebabkan kondisi anak stunting maupun sangat pendek tersebut diantaranya adalah perolehan gizi yang kurang dalam waktu lama maupun sering sakit-sakitan.Berat Badan berdasarkan Panjang Badan/Tinggi Badan (BB/PB atau BB/TB)
Berdasarkan indeks ini, antropometri pada anak dapat diketahui melalui kesesuaian berat badan anak dengan panjang badan atau tinggi badannya. Melalui indeks ini, anak dapat dikategorikan ke dalam kategori berikut:- Anak dengan gizi buruk
- Anak dengan gizi kurang
- Anak dengan gizi baik (normal)
- Anak dengan resiko gizi lebih
- Anak dengan gizi lebih (overweight)
- Anak yang obesitas.
Berat Badan (Massa Tubuh) Tubuh berdasarkan Umur (IMT/U)
Indeks ini dapat digunakan untuk mengamati antropometri pada anak. Caranya dengan menggunakan kriteria yang sama seperti pada indeks berat badan menurut panjang atau tinggi badan. Yaitu, anak dengan gizi buruk, anak dengan gizi kurang, anak dengan gizi baik (normal), anak dengan resiko gizi lebih, anak dengan gizi lebih (overweight), dan anak yang obesitas. Perbedaan indeks berat badan atau masa tubuh berdasarkan umur dengan indeks berat badan menurut panjang dan tinggi badan adalah tingkat sensitifitasnya. Pada indeks berat badan atau masa tubuh berdasarkan umur memiliki tingkat sentitifitas yang lebih baik untuk penapisan anak dengan gizi lebih maupun obesitas serta dapat mempermudah dalam menangani pencegahan dengan gizi lebih atau obesitas. Itulah sedikit penjelasan mengenai penilaian status gizi atau antropometri pada anak. Anda juga dapat memperoleh informasi menarik tentang kesehatan, gaya hidup sehat, maupun berbagai peralatan medis lainnya dengan mengunjungi Instagram Serenity Indonesia disini. Lengkapi juga berbagai keperluan alat medis Anda dengan mengunjungi website Serenityindonesia.com karena ada banyak promo dan penawaran harga menarik setiap hari!- Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020. Standar Antropometri Anak. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf
- Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Diakses pada 2022. Penilaian Status Gizi.
- Interpretation Guide. https://www.who.int/nutrition/nlis_interpretation_guide.pdf
- PERMENKES Nomor 28 Tahun 2019 Tentang AKG. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf
- Weight-for-age Child growth standards. (2020). https://www.who.int/childgrowth/standards/en/
Post Views: 394
